#MyFirst Tech Review: Xiaomi Mi4

Let me introduce you...



Xiaomi Mi4 !

Belum sebulan gue pakai smartphone yang beneran cerdas ini. Dan gue ingin berbagi kebahagiaan gue menggunakan smartphone ini.

Sebelumnya, pernah denger Xiaomi?
Well, gue gak heran kalau masih banyak yang belum tau bahkan belum banyak yang dengar tentang Xiaomi. Jadi, gue ceritain sedikit ya.




Xiaomi adalah perusahaan asal Tiongkok yang berdiri tahun 2010. Sebenarnya produk-produk Xiaomi cukup beragam, mulai dari UHD TV sampai ke smartphone. Tapi gue akan fokus ceritain tentang kiprah mereka di smartphone aja ya. Smartphone pertama mereka rilis tahun 2011, dan sejak saat itu hingga sekarang animo terhadap smartphone Xiaomi mulai menanjak hingga puncaknya di tahun 2014, mereka berhasil memperoleh market share tertinggi kelima di industri smartphone. Bahkan di Tiongkok sendiri, mereka berhasil menyalip Samsung dalam penjualan smartphone. Prestasi yang bukan main-main.

Kalau Microsoft punya sosok Bill Gates, Apple punya sosok Steve Jobs (dan kayaknya mulai 'bergeser' ke sosok Jony Ive), sedangkan Xiaomi punya sosok Lei Jun.




Lei Jun sebagai CEO Xiaomi mempunyai filosofi yang unik (dan secara personal, gue suka banget!). Aslinya Xiaomi adalah bahasa mandarin yang artinya kurang lebih 'Millet' dalam bahasa inggris atau 'Juwawut' dalam bahasa Indonesia versi google translate. Kalian gak tau juwawut itu apa? Sama gue juga. Nah, tapi bagi Lei Jun, Xiaomi mempunyai arti yang berbeda. Dia menghubungkan 'Xiao' dengan ajaran Buddha, yang fokusnya adalah bekerja harus dimulai dari hal-hal kecil dan bukan malah mengejar kesempurnaan. Dan 'mi' nya menurut dia adalah singkatan dari Mobile Internet, atau juga Mission Impossible jika merujuk hambatan-hambatan di awal Xiaomi berdiri. Emang apa sih hambatan yang dinilai mustahil? Yaitu menyediakan teknologi dengan harga terjangkau. Gak kayak kebanyakan parbikan smartphone berlomba bikin harga produknya setinggi mungkin, Xiaomi malah yakin kalau teknologi terkini tetap bisa dinikmati dengan harga terjangkau. 

Sekedar info tambahan, bahkan Xiaomi berhasil 'nyulik' Hugo Barra yang dulunya Vice President of Product Management dan juru bicara untuk line-up Android di Google. Sekarang dia menjabat Vice President of International. Dan juga Lei Jun dan mantan partner Steve Jobs saat memulai Apple, Steve Wozniak sempat bertemu di Beijing dan menggelar press conference berdua membahas seputar Xiaomi dan teknologi. Dan di sini, Woz bicara kalau produk-produk Xiaomi bisa menggebrak pasar Amerika Serikat. 




Nah itu sedikit tentang Xiaomi, sekarang kita lihat bahas smartphone Xiaomi Mi4.

Smartphone yang dirilis Juli 2014 ini merupakan upgrade dari seri sebelumnya Xiaomi Mi3 dan juga menjadi smartphone tercanggih yang dimiliki Xiaomi saat ini. Dan gue akan kasih 7 alasan kenapa Xiaomi Mi4 begitu membahagiakan buat gue.


1. (Seakan) kawin silang antara Android dan iOS

Xiaomi memang berbasis Android. Tapi bukan Android biasa. Mereka mengembangkan sendiri dari Android yang umum dipakai oleh smartphone lain menjadi sistem operasi sendiri, yaitu MIUI. Bacanya mi-yu-ai. Apa yang membedakan MIUI dengan android biasa? Yang paling berasa adalah tampilannya. KECE!









MIUI gak pakai tampilan default android. Makanya akan terlihat beda dengan smartphone Samsung, LG, Sony, dan lainnya. Tampilan MIUI lebih mirip iOS, apalagi di MIUI 6 (versi terbaru dari MIUI). Tampilan yang colorful, icon yang menarik, dan notifikasi tray yang elegan membuat gue sebagai mantan pengguna iphone merasa nyaman. Gak jauh beda dengan apa yang gue rasakan selama pakai iphone. Tapi kenyamanan itu juga dilengkapi dengan kemampuan ala Android yaitu kustomisasi fitur sehingga lebih personal. Lampu button bisa dimatikan, warna lampu LED bisa diatur, fungsi tiap button bisa diganti-ganti, dan lannya. Tampilan statusbar juga bisa diatur sesuai kemauan. Gak kayak di iphone yang itu-itu aja. Gue bahkan bisa menampilkan traffic data yang digunakan, dan sejujurnya buat orang yang tergila-gila dengan speed internet kayak gue, itu berguna banget. Hahaha...

Ohiya gambar-gambar diatas langsung dari Mi4 gue. Dan kalau diperhatikan battery statusnya hanya berbentuk garis warna hijau di bagian atas layar. KEREN GILA!

2. Desain yang elegan + rangka berbahan metal

Sebelumnya gue pakai iPhone 4S dengan salah satu alasannya adalah rangka berbahan metal nya bikin desain jadi elegan dan saat dipegang terasa kokoh. Dan sejujurnya gue agak kecewa karena pada desain iPhone setelahnya penggunaan rangka metal gue rasa kurang (ditambah dengan insiden iPhone yang bisa bengkok). Nah pas gue lihat Mi4 memakai rangka metal gue semakin niat buat beli.




Gue pikir rangka metal ini akan menambah bobot dari smartphone ini. Tapi ternyata gak berat kok. Cuma 149gram aja beratnya. Dan dengan dimensi 139.2 x 68.5 x 8.9 mm rasanya cukup pas digenggam dan tidak terlalu besar untuk dimasukkan ke kantong jeans gue. Tapi tak ada gading yang tak retak. Meski gue bahagia dengan desainnya, ada beberapa hal yang menurut gue perlu di-improve. Layar nya setau gue belom Gorilla Glass. Memang sih sekalipun gorilla glass, gue tetap akan pakai anti-gores atau tempered glass tambahan, tapi akan lebih sempurna kalau layarnya udah pakai proteksi Gorilla Glass atau semacamnya.


3. Kamera nya keren

Suka selfie? Gak rugi pakai Mi4. Kameranya gahar! Kamera belakang 13 MP + kamera depan 8 MP. Karena gue sebelumnya pakai iPhone 4S yang hanya 8MP kamera belakangnya, begitu pakai Mi4 rasanya kayak nemu oasis di gurun. Hahaha Dan yang paling berkesan buat gue adalah fitur face detection yang disertai umur dan jenis kelamin. Jadi kalau kamera nya deteksi muka kalian, kamera nya akan memprediksi jenis kelamin dan usia yang mau difoto. Menarik! Hahaha

Untuk merekam video pun gak main-main. Kamera belakan Mi4 bisa merekam dengan kualitas 4K. Kamera depannya pun bisa merekam kualitas HD 1080p@30fps. Gak mengecewakan.


4. Gak perlu sering charge baterai!

Hal ini yang juga jadi sumber kebahagiaan gue: gak perlu sering charge baterai Mi4! Kenapa? Karena kapasitasnya baterainya 3080 mAh. Hasil pemakaian pribadi gue sih bisa sampai 24 jam untuk pemakaian internet agak intens (Whatsapp, Path, Line, Browsing, dll). Gue kurang suka main game di smartphone, jadi gak tau daya tahannya kalau dipakai main game. Tapi dengan kapasitas diatas 3000 mAh sangat memuaskan gue. Dan lagi gue akhirnya bisa berhenti jadi fakir colokan gak kayak pakai iPhone dulu.


5. Fast and Smooth

Performa dari Mi4, gak usah diraguin. Dengan harga hanya sekitar Rp 4,9 juta (saat ini ditulis), performa yang didapat bisa menyamai bahkan lebih dari smartphone dengan harga yang lebih tinggi. Untuk chipset nya Mi4 menggunakan Qualcomm MSM8974AC Snapdragon 801, CPU nya Quadcore 2.5 GHz Krait 400, dan GPU nya Adreno 330 sama seperti Galaxy S5 yang harganya jauh diatasnya. Bahkan RAM nya lebih besar dari Galaxy S5. RAM Mi4 adalah 3GB sama seperti LG G3, sedangkan Galaxy S5 RAM nya hanya 2GB. Jadi udah pasti cepat dan mulus dibanding Galaxy S5.





6. Perhiasannya banyak

Xiaomi sangat kaya akan aksesoris dan 'perhiasan' lainnya. Ada Mi Powerbank yang kapasitasnya edan-edanan besarnya; Mi Band, gelang yang bisa jadi teman untuk fitness dan lari yang lagi kekinian banget; Mi Key Click yaitu penutup jack untuk headset yang juga bisa berfungsi sebagai tombol tambahan, dan bisa berfungsi untuk jadi shortcut kamera, lampu flash, dll. Itu masih belum termasuk Themes dan Ringtones gratis yang jumlahnya segambreng yang disediakan oleh Xiaomi secara gratis. Beberapa ada yang gak gratis dan harus ditebus dengan sejumlah 'credit'. Credit adalah satuan untuk reward yang diberikan kalau kita aktif di forumnya Xiaomi dan OS nya, MIUI.

Belom lagi berbagai aksesoris seperti hard case dan tempered glass. Sejujurnya gue sempat khawatir akan sulit cari aksesoris untuk Mi4. Tapi ternyata buanyak buanget! di Tokopedia, Kaskus, Lazada, dll udah pada jual aksesoris Mi4.


7. Nyaman di kantong

Ini adalah alasan terpenting buat gue: harga. Banyak smartphone lain yang juga mencuri hati gue, seperti HTC M8. Tapi harganya itu looooh.... mahal untuk kantong pegawai dengan pendapat belum banyak ini. hahaha



Xiaomi sendiri memang berkomitmen untuk memberikan teknologi canggih dengan harga terjangkau, dan menurut gue itu terbukti. Xiaomi gak fokus dengan marketing yang biasa dilakukan Apple dan Samsung yang menghabiskan uang luar biasa banyak sehingga harga unit juga meningkat. Xiaomi memanfaatkan kualitas konten yang mereka buat dan berfokus pada perkembangan komunitas pengguna MIUI. OS MIUI memang diperuntukkan untuk smartphone buatan Xiaomi, namun perkembangannya tidak eksklusif untuk smartphone Xiaomi aja. Mereka juga merilis OS MIUI untuk berbagai brand terkenal, seperti Samsung, LG, HTC, dan Motorola. Ini karena janji mereka untuk berfokus pada konten, bukan marketing. Berfokus pada komunitas, bukan hanya uang. Dan inilah yang mereka tuai sekarang: menjadi salah satu perusahaan dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Intinya, gue bahagia pakai Xiaomi Mi4 sampai saat ini. Semoga kebahagiaan gue berlanjut terus menerus. Gue juga sempat dikirimi email oleh Steve Vickers, GM Xiaomi untuk Asia Tenggara, dan kami berencana bertemu segera. Ya semoga terlaksana, sehingga gue bisa menyampaikan kebahagiaan gue dengan produk mereka. Ini adalah curahan hati seorang penggemar teknologi yang berhasil dipuaskan brand berkualitas. 



Pesan moralnya: 
Content adalah hal utama dalam marketing sekarang ini. Tidak bisa lagi bergantung pada marketing cost besar atau pemanfaatan social media saja. Social media adalah channel saja, tapi content yang akan menentukan. Terlebih content yang personal dan bisa dikustomisasi, namun tidak kehilangan eksklusifitasnya. Sulit? Memang. Dan Xiaomi (magically) bisa.



-Wisnu Kumoro-
-21 nov 2014-

Comments

  1. Hiii aku mau nanya niiaku baru beli xiaomi 4 kog bhs cina smuaa bisa ga ya mau diganti bhs inggris smuaa.. makasi yaaa kak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa dengan atur di setting -> language & Input --> Language --> English.
      Tapi meski udah diatur ke bahasa inggris, akan ada beberapa aplikasi bawaan yang tetap berbahasa Chinese, termasuk aplikasi Themes.
      Beberapa orang di forum resmi MIUI sih menyarankan update ROM ke global ROM yang berbahasa inggris kalau memang ada yang pengen total berbahasa inggris.
      Contohnya seperti ini: http://en.miui.com/thread-51839-1-1.html


      Saran tambahan, karena baru pertama pakai Mi4, biasanya belum ada Google Play Store nya. Jadi, coba install aplikasi GOOGLE INSTALLER di Market, kemudian install Google Play Store dari aplikasi itu biar lebih mudah install aplikasi.

      Detail bisa cek di sini: http://en.miui.com/forum.php?mod=viewthread&tid=30284&highlight=google%2Binstaller

      Delete
  2. wah awalnya aku ragu mau beli xiaomi mi4, tetapi setelah membaca postingan curahan hatinya bro Wisnu, gue gk ragu lagi mau beli xiaomi mi4... thx broo Wisnu !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya bukan iklan atau apa, hanya curhat sebagai user aja. :) Semoga review sederhana nya membantu ya bro Aldo. :)

      Delete
  3. Wah jadi tertarik beli nih... bro Wisnu dulu blinya di mana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu saya beli dari teman saya. :) Sekarang udah banyak di tokopedia atau kaskus kok. Tapi dicek dulu seller nya ya. Hati-hati palsu. :)

      Delete
  4. Bro wisnu,
    mau nanya dong.
    untuk di mi4 ROM yang stabil nya pakai versi yang mana ya?
    trus lebih bagusan mana miui 5 dari miui 6? secara pada miui 6 kan masih banyak bug nya, jadi bimbang juga nih.
    sama satu lagi nih, kalo dibandingkan sama mi4i bagusan mana sih dari segi pemakaian sehari2, secara mi4 kan ga pake protec layar (minus yg amat sayang sekali menurut ane)
    bingung mau meminang yang mana

    big thanks bro wahyu

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. NB:
      sorry, big thanks bro wisnu maksudnya :D

      satu lagi nih nanya nya,
      setelah pemakaian beberapa bulan ini apa aja kendala2 baik teknis,performa,software,hardware yang bro wisnu temui, mohon share juga, akan sangat bermanfaat tuh buat kita2 yang berniat gabung di pemakai mi.
      tolong ya,hehehe

      big thanks

      Delete
  5. Saya baru membeli Mi4W 3g 16/3
    hal-hal apa yang harus saya lakukan setelah unboxing & hands on?
    Apa saja yang harus saya update?
    Terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya merasa berdosa baru buka blog lagi sekarang, jd baru saya balas. maapkan. :(

      harusnya sih udah biasa pake ya sekarang. tapi sebagai hutang, saya jawab aja ya. hehehe

      yg harus dilakukan: berdoa, proteksi (tempered glass protector + case kalau perlu), perhiasan (case dan aksesoris lain misalkan MiKey/MiClick dan Miband), dan perhatian (pasang aplikasi apapun boleh, asalkan RAM tidak penuh dan storage sebisa mungkin tidak mencapai 85%). Cukup itu aja sih. semoga membantu. hehehe

      Delete
  6. Mau tanya nih bro wisnu, mi account saya ko ga bisa di buka yak, pas dibuka mental keluar terus, jadi ga bisa login, mohon pencerahannya bro

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh sejujurnya saya gak pernah ngalamin yg mental mental gitu sih. Coba di reset password aja kalau problem nya salah password.

      Kalau Mi Account no respond, itu ada bug nya mungkin. Apalagi kalau download ROM yang weekly. Kayak kasus di thread ini: http://en.miui.com/thread-110874-1-1.html. Disitu sih solusi nya install ROM ulang lewat fastboot. Tapi saran saya, coba dipastikan dulu gejala masalah mana yg paling cocok. Kesalahan login account, atau Bug di device nya. Semoga membantu. :)

      Delete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. Saya berencana mau beli si MI4 nih..
    tapi mendingan beli online atau offline yah..?
    trus kalo harga Mi4 sekarang berapa ya bang?.. soalnya di internet beda - beda..

    ReplyDelete
  9. Saya sebagai pemakai mi4 juga, Ikut nambahin aja bro wisnu. Layar di mi4 itu pake pelindung corning concore glass, setara dengan corning gorilla glass (sama2 produksi corning) cuma bedanya di concore touch screen dan pelindung jadi 1 jadi bisa lebih responsive. Cuma kelemahanya klo retak/rusak, biaya ganti jd mahal

    ReplyDelete
  10. halo boleh minta contact atau emailnya kka wisnu? :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

#MyFirst: Pertama dan Terakhir. BPJS Ketenagakerjaan alias Jamsostek.

7 Things You Should Know About Xiaomi Mi4